SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PENGADILAN AGAMA SELAYAR
 

   

Youtube

Facebook

Instagram

 

8 NILAI UTAMA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA : 1. KEMANDIRIAN | 2. INTEGRITAS | 3. KEJUJURAN | 4. AKUNTABILITAS | 5. RESPONSIBILITAS | 6. KETERBUKAAN | 7. KETIDAKBERPIHAKAN | 8. PERLAKUAN YANG SAMA DI HADAPAN HUKUM
  

Upacara Sumpah Pemuda ke-98

on .

Selayar, 28 Oktober 2023.
Menindaklanjuti Surat dari Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 3060/SEK/HM3.1.1/X/2023 tentang Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2023, segenap Pimpinan, Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, Staf, PPNPN, Dharmayukti Karini, dan Siswi PKL pada Pengadilan Agama Selayar menggelar upacara dalam rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Halaman Kantor Pengadilan Agama Selayar. Upacara dimulai pada pukul 08:00 WITA s.d. Pukul 09:00 WITA.
Susunan petugas upacara sumpah pemuda pada Pengadilan Agama Selayar kali ini antara lain :
Pembina Upacara: YM Arsyad, S.H.I., selaku Wakil Ketua.
Ajudan : Marhadi selaku security.
Perwira Upacara : Syaripuddin, S.E., M.M., selaku Kasubbag Kepegawaian dan ORTALA.
Pemimpin Upacara : Andi Taufiq Alamsyah selaku Juru Sita Pengganti.
MC : Nurhidayanti, S.Pd.I., selaku PPNPN.
UUD 1945 : Muliyati, S.E., selaku PPNPN.
Putusan Kongres : Nur Laela, S.Kom., selaku PPNPN.
Pembaca Doa : Syarifudin, S.Pd.I., selaku PPNPN.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun 2023 mengusung tema "Bersama Majukan Indonesia", dengan logo HSP ke-95 yang bermakna membentuk stilasi barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi dan warna-warni menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya. Heterogenitas tersebut sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia.

Pemerintahan Republik Indonesia telah membuka luas partisipasi pemuda-pemudi generasi muda Indonesia hari ini telah seiring sejalan mewujudkan harapan masa depan Indonesia bersama-sama. Inklusifitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda-pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional.

Posisi Indonesia memang sedang berproses menyelesaikan persoalan korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoax, ujaran kebencian, serta sejumlah problem bangsa lainnya. Tetapi semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti melaju menuju Indonesia maju dan menciptakan masyarakat adil dan makmur.