Upacara Bersama HUT MA RI ke-78 se-wilayah IV PTA Makassar
Bantaeng, 19 Agustus 2023, bertempat di halaman kantor Pengadilan Agama Bantaeng, lima Pengadilan Agama menggelar upacara gabungan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-78 Mahkamah Agung RI. Kelima Pengadilan Agama tersebut adalah Pengadilan Agama Bulukumba, Pengadilan Agama Bantaeng, Pengadilan Agama Jeneponto, Pengadilan Agama Selayar dan Pengadilan Agama Sinjai.

Upacara dimulai pada Pukul 07.30 WITA dengan dihadiri seluruh pimpinan, Hakim dan aparatur pada lima pengadilan tersebut. Upacara berlangsung hidmat dipimpin Inspektur Upacara, Andi Muhammad Yusuf Bakri, S.H.I., M.H., Ketua Pengadilan Agama Bulukumba, yang juga merupakan Koordinator Pengadilan Agama se-Wilayah IV Pengadilan Tinggi Agama Makassar.
Inspektur Upacara membacakan Amanat Ketua Mahkamah Agung RI yang berulang kali menyorot dan menegaskan peneguhan integritas Hakim dan seluruh aparatur peradilan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai penegak hukum. “Ingatlah selalu, bahwa di pundak kita semua terletak tanggung jawab untuk senantiasa menjaga kehormatan dan nama baik lembaga. Jangan sekali-kali melakukan perbuatan yang tercela karena apapun yang kita lakukan, baik dan buruknya akan berdampak pada lembaga peradilan yang menjadi tempat kita bernaung.” Tegas Ketua Mahkamah Agung dalam amanatnya.

Hari Jadi Mahkamah Agung ditetapkan dengan mengacu pada pengangkatan Prof. Dr. Mr. R.S.E. Koesoemah Atmadja sebagai Ketua Mahkamah Agung RI yang pertama oleh Presiden Soekarno pada tanggal 19 Agustus 1945. 78 tahun berlalu, peringatan hari jadi yang berlangsung setiap tahun dijadikan Mahkamah Agung sebagai momentum refleksi dan evaluasi diri untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada pada Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.
Mahkamah Agung pada tahun ini mengusung tema “Tingkatkan Integritas Menuju Peradilan yang Agung”. Tema tersebut membawa pesan mendalam bahwa integritas adalah tiang penyangga bagi tegaknya sebuah keadilan, sehingga perlu kesadaran segenap insan peradilan mengenai pentingnya merawat integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah diamanatkan negara.

Gelora HUT Mahkamah Agung RI terasa begitu kuat dengan upacara yang dilaksanakan secara bersama oleh lima pengadilan. Kehadiran pimpinan dan aparatur dalam jumlah lebih banyak membawa suasana lebih hidmat dan penuh wibawa, juga menunjukkan kuatnya persatuan dan solidaritas yang terjalin di antara Pengadilan Agama se-Wilayah IV (PA Bulukumba, PA Bantaeng, PA Jeneponto dan PA Selayar) dan PA Sinjai, yang beberapa waktu lalu juga tergabung dalam satu wilayah yang sama.
Kemeriahan upacara HUT Mahkamah Agung RI dilanjutkan dengan pelepasan balon dan pemotongan tumpeng oleh pimpinan lima pengadilan. Tampak di semua titik lapangan upacara aparatur pengadilan dengan gembira dan guyub berfoto bersama dan bersenda gurau. “PA Bantaeng sangat bangga bisa menggelar upacara bersama ini. Saya sendiri tidak pernah membayangkan sebelumnya kalau upacara bersama seperti ini akan membawa suasana yang luar biasa. Upacara menjadi lebih berwibawa dan penuh hidmat. Suasana guyub di antara kita semua seperti memberi kekuatan untuk solid dalam satu gerakan bersama meneguhkan integritas sebagaimana diamanahkan oleh Ketua Mahkamah Agung.” Ungkap Sulastri Suhaini, Ketua Pengadilan Agama Bantaeng, sesaat setelah acara foto bersama.
Rangkaian kegiatan di halaman Pengadilan Agama Bantaeng berakhir pada pukul 09.00 WITA. Para peserta upacara lalu bergeser ke Hotel Kirei untuk mengikuti kegiatan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Pengadilan Agama se-Wilayah IV PTA Makassar dan Pengadilan Agama Sinjai dengan PT Pos Indonesia Cabang Bulukumba mengenai Layanan Jasa Pengiriman Surat Tercatat. “Insya Allah penandatanganan PKS dengan PT Pos dilangsukan Pukul 09.30 WITA dan akan dilanjutkan dengan sosialisasi dan pendalaman materi PKS kepada seluruh aparatur lima Pengadilan Agama dan juga kepada teman-teman petugas Pos pada lima kabupaten.” Tutur Achyar Risza, Sekretaris PA Bantaeng, yang bertindak selaku ketua panitia.

“Ini refleksi dari keinginan bersama kita di Wilayah IV untuk menjadikan pembagian zona pada PTA Makassar benar-benar memberikan daya dorong untuk bahu-membahu mengatasi masalah yang dihadapi, agar tugas pengabdian yang kita emban bersama bisa terlaksana lebih baik dan profesional, sehingga ke depan kita bisa sama-sama berkembang menjadi Pengadilan Agama yang berintegritas dan modern.” Tutup Andi Muhammad Yusuf, Kordinator Wilayah IV.























