Sabtu, 14 Juni 2025 – Bertempat di Ruang Sidang Amris keluarga besar Pengadilan Agama Selayar menggelar acara pengantar alih tugas untuk Muh. Yusuf, S.H.I., M.H., yang akan melanjutkan tugas pengabdiannya sebagai hakim di Pengadilan Agama Ngawi Kelas 1A setelah Beliau telah menjadi Ketua di Pengadilan Agama Selayar dari Bulan Maret 2023 hingga Juni 2025.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 20.00 WITA. Acara ini dibawakan oleh CPNS dalam jabatan Dokumentalis Hukum, Dwi Hardianti Rahmat, A.Md., Bns.. Acara diawali oleh sambutan dan kesan pesan dari pegawai yang ditinggalkan yang diwakili oleh Panitera, H. Ismail, S.Ag., M.H. Beliau bercerita bahwa tidak terasa waktu cepat berlalu karena rasanya baru seperti kemarin dipimpin oleh Bapak Ketua dan menginjakan kaki di Selayar ini. Namun sebagai aparatur Mahkamah Agung ada yang namanya TPM, hal ini sudah biasa terjadi sehingga setiap aparatur harus patuh terhadap keputusan yang sudah dibuat", ujarnya. Beliau juga bercerita banyak kenangan dan momen baru selama dipimpin Beliau dan mengucapkan terima kasih atas pembangunan, perkembangan, dan kontribusi yang telah di berikan untuk Satuan Kerja.

Acara berlangsung penuh kehangatan dan haru, ditandai dengan dilanjutkan sambutan dari pegawai yang meninggalan. Dalam penyampaian kesan dan pesan Beliau, Ketua Pengadilan Agama Selayar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan oleh seluruh aparatur yang telah turut andil dan berkontribusi selama bertugas di Pengadilan Agama Selayar. Dalam kesempatan tersebut, Beliau turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini. “Semua pengalaman dan kenangan selama bertugas di PA Selayar akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan karier saya,” ujarnya dengan penuh haru. Terakhir beliau mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh pegawai Pengadilan Agama Selayar maupun PPNPN. "Saya atas nama pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pegawai PA Selayar atas tindakan atau perbuatan dan dalam kepemimpinannya yang kurang berkenan.

Acara ditutup dengan ucapan selamat, pemberian kenang-kenangan, foto bersama, dan doa agar Ketua yang berpindah tugas senantiasa diberi kelancaran, kesuksesan, dan semangat baru di tempat yang baru.
